Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Selasa, 29 April 2014
Kamis, 18 Juli 2013
Rabu, 03 April 2013
Selasa, 26 Februari 2013
Reduce PDF File Size from Command Line
Sabtu, 22 Desember 2012
Tips Cek BadSector Harddisk di Ubuntu Linux
ShareInside - Bagi yang merasakan performa harddisknya
menurun atau mungkin ada bagian partisi yang error atau tidak bisa
diakses mungkin harddisk kamu mengalami badsector. Sebelum berniat
membeli atau membuang harddisk yang lama, tak ada salahnya mencoba tips
berikut.
»»»»»
Rabu, 05 Desember 2012
Senin, 03 Desember 2012
Brilliant Broccoli: Codename untuk Ubuntu 18.04 LTS ?
Sabtu, 01 Desember 2012
Ubuntu 13.04 Hadir Dengan Kode Nama Raring Ringtail
Beberapa bulan yang lalu, Ubuntu sudah merilis versi final Ubuntu 12.10 Quantal Quetzal.
Dan setelah itu, versi baru telah siap digarap oleh para developer.
Ubuntu yang sudah mencapai versi 13.04 itu mendapatkan nama kode Raring
Ringtail.
Ringtail adalah sejenis hewan rakun yang memiliki ekor cincin (seperti raja julian dalam serial Penguin Madagascar). Penampakan logo Ubuntu 13.04 Raring Ringtal beserta dengan hewan maskotnya bisa anda lihat dibawah ini :
»»»»»
Ringtail adalah sejenis hewan rakun yang memiliki ekor cincin (seperti raja julian dalam serial Penguin Madagascar). Penampakan logo Ubuntu 13.04 Raring Ringtal beserta dengan hewan maskotnya bisa anda lihat dibawah ini :
»»»»»
10 Langkah Cepat Install Linux didalam VirtualBox
Jumat, 02 Desember 2011
Sudo Tanpa Password di Ubuntu
ShareInside - Tulisan ini hanya dianjurkan untuk komputer pribadi, ndak baik buat kesehatan kalo diterapkan di jaringan.
Pemakaian sudo di Ubuntu dan anak cucunya sering merepotkan karena harus sering-sering memasukkan password root. Ini mungkin bisa diubah dengan meng-klik-klik user previlage yang saya belum pernah coba, atau bisa juga dengan sedikit rapalan mantera sebagai berikut (makin lama pakai linux, bakal makin nyaman pakai mantera daripada memakai sesaji tetikus) :
1. Buka Terminal yang ada di Menu=>Application=>Accesories=>Terminal. Kalo sudah semakin biasa pake Terminal, sebaiknya dibikinkan shortcut di panel ;-) .Ketik :
sudo visudo
Karena belum jadi, masih diminta untuk memasukkan password root Anda. Turuti saja.
2. Sesaat kemudian bakal muncul halam konfigurasi sudo di Terminal. Arahkan kursor pada baris terakhir. Tambahkan baris berikut :
username ALL=NOPASSWD: ALL
Contoh, user yang diijinkan bergelar Pradna, maka yang di tulis adalah:
pradna ALL=NOPASSWD: ALL
3. Setelah dirasa cukup, silahkan keluar dengan combo Ctrl+X, tekan Y saat ditanya: “mo disimpen ape kagak, hah?”
4. Resep ini akan manjur, saat kompyuter di-restart.
5. Setelah direstart, silahkan di cek dengan menulis di Terminal :
sudo su
»»»»»
Jumat, 21 Oktober 2011
Memecah File pada Linux
Hallo teman-teman…. Wuaaah.. artikel yang akan saya share masih sama seperti yang terdahulu. Okay, kali ini ShareInside akan ngajak kamu untuk memecah file pada LINUX. Jika di artikel yang terdahulu ShareInside pernah membahas memecah file mengunakan software di linux, hari ini kita akan menggunakan CommandLine jadi ngga perlu ribet-ribet install software lagi.
Contoh file yang akan kita pecah kali ini adalah file coba.exe berukuran 4MB. Akan kita pecah menjadi file kecil-kecil berukuran 1000KB. Berikut Perintahnya:
[share@adminjunior]$ split -b 1000k coba.exe
Lalu ketik perintah berikut:
[share@adminjunior]$ ls -lh
Naah akan muncul deretan nama file pecahannya bertajuk “xaa” “xab” “xac” “xad” dengan masing-masing berukuran 1000KB.
Lalu bagaimana cara menggabungkannya? Ketik perintah berikut:
[share@adminjunior]$ cat xa* > Coba-is-back.exe
Maka file-file tadi akan “bergabung” menjadi file bernama Coba-is-back.exe
Sekian tutorial sederhana dari ShareInside, nantikan artikel-artikel berikutnya… 
»»»»»
Menyembunyikan File Dalam Gambar di Linux
Sebelumnya, saya sudah membahas bagaimana cara menyembunyikan file rahasia Anda di dalam sebuah gambar di lingkungan Windows. Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas bagaimana cara menyembunyikan file di dalam gambar bagi pengguna Linux. Berbeda dengan Windows yang membutuhkan bantuan Winrar, di Linux Anda hanya butuhzip yang saat ini sudah ada secara default pada setiap distribusi.
- Siapkan file-file rahasia Anda dan sebuah gambar yang nantinya akan dipergunakan sebagai tempat persembunyian. Dalam contoh ini, saya ingin menyembunyikanspyrozone-dot-net.avi di dalam kopi-spyrozone.jpg. Kedua file tersebut saya letakkan di/home/spyro/Videos/rahasia/

File rahasia dan gambar - Bukalah terminal, lalu pindah ke lokasi file rahasia Anda dengan perintah cd
$ cd ~/Videos/rahasiaKemudian Zip file rahasia Anda dengan mengunakan perintah zip$zip spyrozone-dot-net.zip spyrozone-dot-net.aviAkan tercipta file baru dengan nama spyrozone-dot-net.zip
Zip File Rahasia - Saatnya menymbunyikan file rahasia Anda. Jika di windows saya menggunakan perintah copy, kali ini saya menggunakan perintah cat
$ cat kopi-spyrozone.jpg spyrozone-dot-net.zip > spyrokid.jpgAkan tercipta sebuah file gambar dengan nama spyrokid.jpg
File Rahasia tersembunyi dalam spyrokid.jpgCoba saja Anda buka spyrokid.jpg, gambar tersebut akan tampil sebagaimana gambar biasa
- Sekarang kita akan mengeluarkan file rahasia Anda. Hapus semua file kecuali spyrokid.jpg, lalu gunakan unzip untuk membongkar file rahasia Anda.
$unzip spyrokid.jpgFile rahasia Anda akan keluar dari tempat persembunyiannya ^^
Mengeluarkan file rahasia dari dalam gambar
Sekian, semoga bermanfaat 
»»»»»
Perjalanan KDE (K Desktop Environment)
KDE (K Desktop Environment) adalah sebuah Desktop Environment (lingkungan desktop) yang banyak digunakan pada saat ini. Sebenarnya KDE ialah kepanjangan dari Kool Desktop Environment. Namun K disini sepertinya tidak lagi berasosiasi dengan Kool. Bisa dibilang KDE adalah saingan terberat GNOME (GNU Network ObjectModel Environment). Namun KDE lebih banyak disukai daripada GNOME. Pernah suatu ketika Linus Torvalds mengeluarkan pernyataan yang sangat berani dan sangat mengejutkan. Linus mengatakan bahwa orang-orang yang berada di GNOME adalah orang-orang IDIOT!. Wah, tentu saja hal ini membuat gempar dan membuat orang-orang GNOME menjadi tersingung. Alasannya adalah karena Linus menilai GNOME terllu mementingkan tampilan dan mengabaikan keamanan. Padahal seharusnya keamanan yang harus diutamakan karena adalah ciri khas LINUX, the Hackers OS 
KDE lahir dari tangan dingin Matthias Ettrich, seorang Mahasiswa Universitas Tubingen-Jerman pada Oktober 1996. Beliau sendiri pada pertengahan tahun 90-an dikenal sebagai programer LyX. Matthias Ettrich adalah seorang Hacker yang rendah diri, ramah dan memiliki kepribadian menarik. Sama sekali tidak terdapat kesan sombong dalam dirinya. Matthias kini bekerja di Trolltech.
Segalanya diawali sekitar musim gugur tahun 1996. Beliau mengirimkan sebuah email e-mail ke Milis LyX:
————————————————————————————-
To: lyx@via.ecp.fr
Subject: Kool Desktop Environment
From: ettrich@peanuts.informatik.uni-tuebingen.de
Date: Mon, 14 Oct 1996 15:19:00 +0100 (MET)
Reply-To: lyx@zen.via.ecp.fr
Sender: owner-lyx@zen.via.ecp.fr
To: lyx@via.ecp.fr
Subject: Kool Desktop Environment
From: ettrich@peanuts.informatik.uni-tuebingen.de
Date: Mon, 14 Oct 1996 15:19:00 +0100 (MET)
Reply-To: lyx@zen.via.ecp.fr
Sender: owner-lyx@zen.via.ecp.fr
Hello,
I try to start another project with the goal to make Unix/X11 more userfriendly. I just want to start this and do little coding, most of my programming time will still go into the LyX development.
————————————————————————————-
I try to start another project with the goal to make Unix/X11 more userfriendly. I just want to start this and do little coding, most of my programming time will still go into the LyX development.
————————————————————————————-
Email tersebut juga berisi penjelasan panjang lebar mengenai project yang akan dikerjakannya. Tujuan utama dari KDE adalah menyulap Unix menjadi ramah dan user-friendly.
Adalah sebuah Toolkit bernama QT dari Trolltech yang dipergunakan untuk membangun KDE. Trolltech ialah sebuah perusahaan software di Oslo, Norwegia. Qt ialah toolkit yang digunakan untuk membangun aplikasi berbasis GUI di Unix. Qt menjadi fondasi untuk KDE, selain juga telah dipergunakan dalam berbagai aplikasi komersial. Dulunya, QT merupakan produk komersial. Namun setelah beberapa perjuangan panjang, akhirnya kini Qt digolongkan sebagai software open-source karena dilisensi dual: dengan General Public License (GPL) dan Qt Public License (QPL). Berikut ialah contoh program untuk menampilkan “Hello World” dengan menggunakan QT versi 2.x :
1: // qhello.cpp – Qt Hello world
2:
3: #include
4: #include
5:
6: int main( int argc, char **argv )
7: {
8: QApplication app( argc, argv );
9: QString msg( “Hello world !” );
10:
11: QLabel txt( “Hello world !”, 0 );
12: txt.resize( 250,50 );
13: txt.setAlignment( Qt::AlignCenter );
14:
15: app.setMainWidget( &txt );
16: txt.show();
17:
18: return app.exec();
19: }
2:
3: #include
4: #include
5:
6: int main( int argc, char **argv )
7: {
8: QApplication app( argc, argv );
9: QString msg( “Hello world !” );
10:
11: QLabel txt( “Hello world !”, 0 );
12: txt.resize( 250,50 );
13: txt.setAlignment( Qt::AlignCenter );
14:
15: app.setMainWidget( &txt );
16: txt.show();
17:
18: return app.exec();
19: }
Compile program diatas dengan perintah berikut (saya asumsikan QT terinstall di /usr/lib/qt2 ) :
g++ -o qhello qhello.cpp -lqt -I /usr/lib/qt2/include -L /usr/lib/qt2/lib
Jika anda tertarik untuk mempelajari QT, anda bisa berkunjung ke:
http://doc.trolltech.com
Agar terintegrasi dengan sempurna, KDE dibangun dengan menggunakan pustaka standar KDE (kdelibs). Pustaka ini mencakup kumpulan rutin yang dibutuhkan untuk pemrograman aplikasi grafis, fitur network, dan interaksi dengan pengguna.
KDE 1.0 Dirilis!!
Pada musim panas tahun 1998 KDE 1.0 dirilis. KDE saat itu juga sudah tersedia untuk varian Unix lain seperti FreeBSD, HPUX, dan Sun Solaris. KDE versi pertama ini terdiri atas beberapa perangkat dasar antara lain sistem menu (KStart), panel seperti taskbar-nya Windows(KPanel), serta window manager (KWM). Tidak hanya itu, KDE juga menawarkan sejumlah aplikasi lain yang sangat bermanfaat. Diantaranya ControlCenter untuk mengatur berbagai konfigurasi sistem (KControl), image viewer, File Manager, Konsole (Terminal emulator), e-mail client (KMail), organizer (KOrganizer), dan masih banyak lagi.
KDE 1 sangat cepat sekali menarik perhatian orang. Maklum saja, KDE menawarkan sesuatu yang baru yang telah banyak dinanti-nantikan orang. Banyak distro yang kemudian menyertakan KDE dalam paketnya. Misalnya saja SuSE, distro asal Jerman ini telah menyertakan KDE 1 pada SuSE versi 6.0. Walapun beberapa distro sama sekali tidak melirik KDE, namun paket instalasi KDE tidak resmi serta petunjuk instalasinya telah banyak beredar untuk banyak distro.
Sempat terjadi kericuhan dan kontroversi dalam pengembangan KDE versi ini. Richard Stallman adalah salah satu orang yang menolak kehadiran KDE karena KDE dibangun dengan Qt. Saat itu, Qt bukanlah merupakan pustaka yang bersifat open-source. Banyak kalangan mencoba membujuk Trolltech agar meng-Open source -kan produknya namun usaha ini sia-sia.
Lalu apa komentar si Bapak Linux mengenai kondisi ini? Apakah Linus juga menentang kehadiran KDE?? Linus Torvalds dengan bijaksana memberikan komentarnya:
My opinion on licenses is that “he who writes the code gets to choose his license, and nobody else gets to complain”. Anybody complaining about a copyright license is a whiner.
Digagaslah sebuah project baru bernama Harmony. Project ini bertujuan untuk menciptakan versi Open-Source dari Qt. Namun project ini akhirnya mati perlahan karena dinilai tidak menarik oleh kebanyakan pihak. Project Harmony ditutup pada Januari 1999.
Februari 1999, KDE 1.1 dirilis. Namun kemudian diadakan beberapa perbaikan (KDE 1.1.1) pada bulan bulan Mei. Beberapa penghargaan berhasil diraih, diantaranya ialah LinuxWorld Editor Choice Award 1999, “SoftwareInnovation of theYear” CeBIT 1999, dan Linux Journal 1999 Readers’Choice.
Agustus 1997 GNOME dikembangkan. Kehadiran GNOME juga menjadi bagian tersendiri dari perkembangan KDE. Berkat adanya GNOME yang dirintis oleh Miguel de Icaza, Trolltech meluluhkan sikapnya atas ketidakmauannya untuk menjadikan QT sebagai produk Open Source. Pada akhir tahun 1998 Trolltech akhirnya melepaskan versi Qt untuk Unix/X11 dengan QPL (Qt Public License). Sejak saat itulah QT resmi sebagai produk open-source.
KDE 2, sebuah perubahan besar.
KDE 2 dikembangkan dengan menggunakan QT 2. QT 2 sangat berneda dengan QT 1 sehingga KDE mengalami perombakan total. Panel di KDE 1 telah berubah menjadi Kicker di KDE 2 yang lebih tangkas dan menarik. Perkembangan lain seperti KIO dibangun untuk memudahkan akses data dengan semakin mudah ke berbagai device (misalnya disket, network drive, FTP, dll..). Untuk urusan Browsing, Tim KDE mengembangkan sendiri engine untuk membangun sebuah browser web yang mendukung penuh HTML 4 dan CSS (KHTML). Konqueror pun muncul di dunia. Konqueror ialah sebuah file manager sekligus browser web yang memanfaatkan KHTML. KMail dan KNode (program untuk akses e-mail dan newsgroup) mulai dipercantik dan dipoles disana-sini. Sadar bahwa dunia Linux miskin dengan IDE (Integrated Development Environment), maka tim KDE menghdirkan KDevelop, sebuah IDE modern yang berbasis KDE.
Sadar akan pentingnya aplikasi olah dokumen, KOffice dikembangkan. KOffce 1.1 meliputi KWord (pengolah kata), KSpread (spreadsheet), KPresenter (presentasi), Kivio (diagram dan flowchart), serta KIllustrator (grafik vektor).
KDE 2 meraih beberapa perhargaan: Show Favorite dan Linux Community Award di ajang LinuxWorld Expo 2000, Frankfurt, baik Editor’s Choice 2000 maupun Reader’s Choice 2000 dari LinuxJournal, Best Open Source Project di LinuxWord Expo 2001 San Francisco, Reader’s Choice Award dari LinuxJournal 2001, dan masih banyak lagi. Wah, hal ini membuktikan bahwa KDE memang luar biasa 
KDE 3 dengan QT 3
KDE 3 dikembangkan dengan Qt 3. Proses rilis KDE 3 dengan Dirk Müller berperan sebagai release coordinator, tidak terlalu berlarut-larut seperti sebelumnya. Hal ini dikarenakan QT 3 tidak terlalu berbeda dengan pendahulunya, QT 2. KDE 3 lebih cepat dibandingkan pendahulunya, serta tidak terlalu memakan memori.
Lahir pula paket KDE Edutainment bersama KDE 3. KDE Edutainment dirancang untuk anak-anak serta kaum remaja. KDE Edutainment meliputi KTouch untuk latihan mengetik, KStar yang mensimulasikan peta langit, KVocTrain untuk melatih kosakata, dan banyak lagi. Misi utama dari KDE Edutainment ialah untuk menghadirkan suasana “BELAJAR SAMBIL BERMAIN”.
KDE 3.1
KDE 3.1 dirilis setahun kemudian. Rilis KDE 3.1 tergolong cukup lama setelah kelahiran pendahulunya karena dilakukan security audit untuk semakin meningkatkan keamanan. Ada begitu banyak hal baru di KDE versi ini yang menjadikanya semakin manis. Konqueror menjadi semakin cepat dan memiliki banyak fitur, dukungan Game yang semakin banyak, serta aplikasi-aplikasi yang sangat bermanfaat lainnya.
Sejak saat itu hingga kini, KDE semakin berkembang melahirkan versi-versi baru dan perbaikan di sana-sini. KDE akan semakin berkembang dan semakin powerful. Dengan tampilan yang semakin menggoda, tanpa mengabaikan faktor security.
–[ Referensi:
[1] http://www.trolltech.com
[2] http://www.kde.org
[2] http://www.kde.org
»»»»»
Hak Akses File Pada UNIX
Pada Unix/Linux, setiap user memiliki hak akses sendiri terhadap suatu file. Jadi, user dapat mengatur siapa saja yang dapat mengakses file-file yang dimilikinya. User dapat menentukan apakah file itu hanya dapat diakses oleh dirinya sendiri(user), dapat diakses oleh group, ataukah dapat diakses oleh setiap user (other). Artikel ini akan memberikan panduan singkat untuk lebih mengenal hak akses pada sistem Unix/Linux.
…o(0)o…
…oO0–( Peringatan Penulis )–0Oo…
Artikel ini hanya ditujukan untuk newbie. Membaca artikel ini dalam dosis tinggi untuk anda yang telah expert dalam perintah-perintah UNIX dapat menyebabkan timbulnya gejala kebosanan yang luar biasa x_x
…o(1)o…
…oO0–( Atribut & Hak Akses File )–0Oo…
Pada dasarnya, ada 3 tipe hak akses yang dapat diterapkan pada sebuah file:
- Read (r)
File dengan hak akses ini berarti file tersebut hanya bisa dibacasaja. - Write (w)
File dengan hak akses write dapat dibaca sekaligus dapat dimodifikasi. - Execute (x)
File dengan hak akses Execute dapat dijalankan/dieksekusi.
Untuk melihat hak akses suatu file, anda dapat menggunakan perintah ls -l. Baca artikel terdahulu mengenai penjelasan perintah tersebut.
Pengubahan hak akses suatu file dapat dilakukan dengan menggunakan perintah chmod. Struktur dasar dari perintah tersebut ialah:
chmod [OPTION] [--recursive] [--changes] [--silent] [--quiet] [--verbose] [--help] [--version] mode file…
OPTION:
-c, –changes
Verbose, menampilkan hanya file-file yang memiliki hak akses yang berubah.
Verbose, menampilkan hanya file-file yang memiliki hak akses yang berubah.
-f, –silent, –quiet
Tidak menampilkan pesan kesalahan mengenai file-file yang hak aksesnya tidak dapat dirubah.
Tidak menampilkan pesan kesalahan mengenai file-file yang hak aksesnya tidak dapat dirubah.
-v, –verbose
Verbose, menampilkan penjelasan perubahan hak akses.
Verbose, menampilkan penjelasan perubahan hak akses.
-R, –recursive
Secara rekursif merubah hak akses direktori dan isinya.
Secara rekursif merubah hak akses direktori dan isinya.
–help
Menampilkan cara penggunaan program.
Menampilkan cara penggunaan program.
–version
Menampilkan informasi versi program.
Menampilkan informasi versi program.
Perintah chmod merubah hak akses file menurut mode. Mode disini dapat berupa sebuah simbol atau angka oktal yang mewakili pola bit untuk membuat perubahan hak akses yang baru.
chmod tidak akan merubah hak akses dari symbolic link; Sistem call chmod tidak dapat mengubah hak akses file-file tersebut. Hal ini bukan suatu masalah karena hak akses symbolic link tidak pernah digunakan. Walaupun demikian, setiap symbolic link yang diberikan pada baris perintah bersama dengan chmod merubah hak akses dari file yang dituju. Tapi chmod mengabaikan symbolic link yang menuju ke direktori lain.
…oO0—( Penggunaan mode simbol
Struktur dasar perintah untuk penggunaan mode simbol ialah sebagai berikut:
‘[ugoa...][[+-=][rwxXstugo...]…][,...]‘
Bingung yach?? gini nich.. Arti dari simbol-simbol diatas yaitu:
u —> pemilik(user)
g —> group
o —> other, untuk user lain bukan didalam grup
a —> seluruh user
+ —> Tanda ini menyebabkan sebuah hak akses tersebut ditambahkan ke sebuah file. – —> Tanda ini berlaku sebaliknya, yaitu menyebabkan hak akses dihapus.
= —> TAnda ini menyebabkan hanya hak akses itu saja yang dimiliki oleh file yang bersangkutan.
Adapun huruf-huruf ‘rwxXstugo’ ialah bagian untuk memilih hak akses baru:
r —> hak akses baca
w —> hak akses tulis
x —> hak akses eksekusi
X —> mengeksekusi hanya bila file adalah sebuah direktori atau sudah memiliki hak akses eksekusi untuk beberapa user.
s —> mengeset ID user atau ID group pada saat eksekusi
t —> menyimpan teks program pada swap device
u —> hak akses untuk user yang telah memilikinya
g —> hak akses untuk user lain dalam grup yang telah memilikinya
o —> hak akses untuk user lain bukan dalam grup yang telah memilikinya
Contoh:
spyro@spyrozone:~$ ls -l
total 28
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 15:44 Desktop
drwxr-xr-x 5 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 GNUstep
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 14:45 linuX
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 none
-rw-r–r– 1 spyro spyro 12 Sep 30 15:55 spyrozone.net
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 tmp
total 28
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 15:44 Desktop
drwxr-xr-x 5 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 GNUstep
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 14:45 linuX
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 none
-rw-r–r– 1 spyro spyro 12 Sep 30 15:55 spyrozone.net
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 tmp
Terlihat bahwasanya disana terdapat 5 buah directory dan sebuah file dengan nama spyrozone.net. Perhatikan file spyrozone.net. File tersebut memiliki hak akses:
-rw-r–r–
(-) menandakan bahwa spyrozone.net bertipe file. (rw-) menandakan bahwa user (pemilik) file spyrozone.net dapat melakukan akses read (r), write(w), tanpa eksekusi (-). Sementara group hanya memiliki hak akses (r–). Artinya group hanya dapat melakukan pembacaan file spyrozone.net, tanpa dapat memodifikasi file tersebut. Begitu juga others. Sekarang kita reset hak akses other spyrozone.net dengan simbol =rw sehingga other dapat membaca dan memodifikasi file tersebut:
spyro@spyrozone:~$ chmod o=rw spyrozone.net
Sekarang kita lihat perubahan hak akses spyrozone.net dengan perintah ls -l
spyro@spyrozone:~$ ls -l
total 28
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 15:44 Desktop
drwxr-xr-x 5 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 GNUstep
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 14:45 linuX
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 none
-rw-r–rw- 1 spyro spyro 12 Sep 30 15:55 spyrozone.net
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 tmp
total 28
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 15:44 Desktop
drwxr-xr-x 5 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 GNUstep
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 14:45 linuX
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 none
-rw-r–rw- 1 spyro spyro 12 Sep 30 15:55 spyrozone.net
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 tmp
Tuch khan, hak akses file spyrozone.net kini telah berubah menjadi -rw-r–rw-. Artinya, user dan other kini dapat membaca dan memodifikasi file tersebut. Sekarang kita sisipkan atribut w pada group dengan simbol +w supaya group juga dapat membaca dan memodifikasi file spyrozone.net:
spyro@spyrozone:~$ chmod g+w spyrozone.net
Kita lihat perubahannya dengan ls -l
spyro@spyrozone:~$ ls -l
total 28
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 15:44 Desktop
drwxr-xr-x 5 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 GNUstep
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 14:45 linuX
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 none
-rw-rw-rw- 1 spyro spyro 12 Sep 30 15:55 spyrozone.net
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 tmp
total 28
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 15:44 Desktop
drwxr-xr-x 5 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 GNUstep
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 14:45 linuX
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 none
-rw-rw-rw- 1 spyro spyro 12 Sep 30 15:55 spyrozone.net
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 tmp
Ahaa.. kini hak akses file spyrozone.net telah berubah menjadi -rw-rw-rw-. Artinya, user, group dan other kini dapat membaca dan memodifikasi file tersebut. Mudah bukan? 
…oO0—( Penggunaan mode numerik
Mode numerik menggunakan angka satu sampai empat oktal (0-7), diperoleh dengan penambahan nilai bit 4, 2 dan 1. Perhatikan tabel berikut:
Angka
|
Hak akses
|
Keterangan
|
1
|
–x
|
Execute
|
2
|
-w-
|
Write
|
3
|
-wx
|
Write, Execute
|
4
|
r–
|
Read
|
5
|
r-x
|
Read, Execute
|
6
|
rw-
|
Read, Write
|
7
|
rwx
|
Read, Write, Execute
|
Okay, biar nggak bingung, kita langsung ke contoh aja yach. Lihat daftar file dengan perintah ls -l
spyro@spyrozone:~$ ls -l
total 28
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 15:44 Desktop
drwxr-xr-x 5 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 GNUstep
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 14:45 linuX
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 none
-rw-r–r– 1 spyro spyro 12 Sep 30 15:55 spyro.txt
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 tmp
total 28
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 15:44 Desktop
drwxr-xr-x 5 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 GNUstep
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 14:45 linuX
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 none
-rw-r–r– 1 spyro spyro 12 Sep 30 15:55 spyro.txt
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 tmp
Terlihat bahwasanya disana terdapat 5 buah directory dan sebuah file dengan nama spyro.txt yang memiliki hak akses -rw-r–r– (udah tau khan artinya?)
Nah, kini akan kita ubah hak akses file tersebut menjadi -rw-rw-r–. Maka kita cukup mengetikkan:
spyro@spyrozone:~$ chmod 664 spyro.txt
Lho, dari mana angka 664 didapatkan?? Perhatikan tabel berikut:
User
|
Group
|
Other
|
6
|
6
|
4
|
rw-
|
rw-
|
r–
|
Nah, sekarang udah ngerti khan?? 
Okay, kini kita lihat perubahannya dengan perintah ls -l
spyro@spyrozone:~$ ls -l
total 28
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 15:44 Desktop
drwxr-xr-x 5 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 GNUstep
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 14:45 linuX
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 none
-rw-rw-r– 1 spyro spyro 12 Sep 30 15:55 spyro.txt
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 tmp
total 28
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 15:44 Desktop
drwxr-xr-x 5 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 GNUstep
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Sep 30 14:45 linuX
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 none
-rw-rw-r– 1 spyro spyro 12 Sep 30 15:55 spyro.txt
drwxr-xr-x 2 spyro spyro 4096 Mar 25 2006 tmp
Yuppy.. hak akses untuk file spyro.txt kini telah berubah menjadi -rw-rw-r–
…o(2)o…
…oO0–( umask (User Mask) )–0Oo…
Ketika suatu file atau folder pertamakali diciptakan, system akan membuat atribut default terhadap file/directory tersebut. Dengan perintah umask, kita dapat menentukan sendiri atribut default untuk file/directory yang baru diciptakan.
Atribut default yang diberikan oleh system sebenarnya mnemiliki kalkulasi sebagai berikut:
Atribut File : 666
Nilai umask : 022
———————– -
Atribut default : 644
Atribut Directory : 777
Nilai umask : 022
———————– -
Atribut default : 755
Kita dapat mengubah-ubah sendiri nilai umask dengan mengetikkan perintah:
$ umask
Contoh:
$ umask 000
Maka, nantinya file baru yang tercipta akan memiliki atribut:
Atribut File : 666
Nilai umask : 000
———————– -
Atribut default : 666
Dan nantinya directory baru yang tercipta akan memiliki atribut:
Atribut directory : 777
Nilai umask : 000
———————– -
Atribut default : 777
…o(3)o…
…oO0–( Latihan Yuuk! )–0Oo…
———————————————————————————–
Percobaan 1 : Ijin Akses
———————————————————————————–
Percobaan 1 : Ijin Akses
———————————————————————————–
1. Melihat identitas diri melalui etc/passwd atau etc/group, informasi apa yang ditampilkan ?
$ id
$ grep /etc/passwd
$ grep [Nomor group id] /etc/group
$ id
$ grep
$ grep [Nomor group id] /etc/group
2. Memeriksa direktori home
$ ls -ld /home/
$ ls -ld /home/
3. Mengubah Ijin akses (chmod). Perhatikan ijin akses setiap perubahan !
$ touch f1 f2 f3
$ ls -l
$ chmod u+x f1
$ ls –l f1
$ chmod g=w f1
$ ls –l f1
$ chmod o-r f1
$ ls –l f1
$ chmod a=x f2
$ ls –l f2
$ chmod u+x,g-r,o=w f3
$ ls –l f3
$ chmod 751 f1
$ chmod 624 f2
$ chmod 430 f3
$ ls –l f1 f2 f3
$ touch f1 f2 f3
$ ls -l
$ chmod u+x f1
$ ls –l f1
$ chmod g=w f1
$ ls –l f1
$ chmod o-r f1
$ ls –l f1
$ chmod a=x f2
$ ls –l f2
$ chmod u+x,g-r,o=w f3
$ ls –l f3
$ chmod 751 f1
$ chmod 624 f2
$ chmod 430 f3
$ ls –l f1 f2 f3
4. Mengganti kepemilikan digunakan perintah chown. Masuk ke root untuk mengganti kepemilikan tersebut.
$ su root
$ echo Hallo > f1
$ ls –l f1
$ chown f1 contoh : chown student1 f1
$ ls –l f1
$ su root
$ echo Hallo > f1
$ ls –l f1
$ chown
$ ls –l f1
5. Ubahlah ijin akses home directory (student) pada root sehingga (student1) pada satu group dapat mengakses home direktory . Hal ini dimaksudkan agar file f1 yang sudah diubah kepemilikannya dapat diakses . Perubahan ijin akses home directory hanya dapat dilakukan pada root.
$ chmod g+rwx /home/ contoh : chmod g+rwx /home/student
$ ls –l /home
$ exit
$ chmod g+rwx /home/
$ ls –l /home
$ exit
6. Sekarang cobalah untuk subtitute user ke (student1). Cobalah untuk mengakses file f1
$ su
$ ls –l f1
$ cat f1
$ exit
$ su
$ ls –l f1
$ cat f1
$ exit
7. Mengubah group dengan perintah chgrp
$ grep root /etc/group
$ grep other /etc/group
$ su
$ chgrp root f1
$ ls –l f1
$ chgrp f3
$ ls –l f3
$ exit
$ grep root /etc/group
$ grep other /etc/group
$ su
$ chgrp root f1
$ ls –l f1
$ chgrp
$ ls –l f3
$ exit
———————————————————————————–
Percobaan 2 : User Mask
———————————————————————————–
Percobaan 2 : User Mask
———————————————————————————–
1. Menentukan ijin akses awal pada saat file atau direktori dibuat
$ touch myfile
$ ls -l myfile
$ touch myfile
$ ls -l myfile
2. Melihat nilai umask
$ umask
$ umask
3. Modifikasi nilai umask
$ umask 027
$ umask
$ touch file_baru
$ mkdir mydir
$ ls -l
$ umask 077
$ touch xfiles
$ mkdir xdir
$ ls -l
$ umask 027
$ umask
$ touch file_baru
$ mkdir mydir
$ ls -l
$ umask 077
$ touch xfiles
$ mkdir xdir
$ ls -l
.o(4)o.
…oO0–( PENUTUP )–0Oo…
Yuuhuu… kini anda telah memahami mengenai konsep hak akses dan bagaimana cara melakukan perubahan hak akses suatu file pada Sistem Operasi Linux. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi anda, terutama bagi mereka yang baru memulai mencicipi betapa nikmatnya berkelana diatas OS Linux, the Hackers OS ^_^
Bubbay.. keep learning and happy hacking! 
»»»»»
Langganan:
Postingan (Atom)








